Sabtu, 28 April 2012

serpihan "galau" anag asrama ?????????

galau itu saat kamuu mw poooppzzz, tp antrian wc pullll


galau itu saad kamu antri jatah makan d asrama, udah laper2 bgt ad org yg ngrbut centong nasi yg udah ad ditangan kamu dan ngdrong badan kamu shingga mundur dri antrian pdhal kamu udah ngantrii lamaaaa


galau itu saa kamu mw maandi tpi kmr mandi penuhhh dan kmu mesti antri pdhal udah cuma pke bshan doank


galau ituu ketika akhir minggu duit jatah d dompet gA ckup buat menuhin kepengenan kamu


galau ituu ketika kamu piket tp tmen piket kamu sog2 ga tw piket jdi kmu piket sndri


galau it ktika kamu mw BM ga d bolehin  bunda asrama

Jumat, 27 April 2012

miss 'em


Hari ini aku lebih harus bersabar
Memang hal yang biasa yang selalu aku alami disini
“rindu orangtua”
Tapi entah kenapa hari ini terasa sangad berat
Sangat menyita hati dan fikiran
Sangat menguras hati dan fikiran
Hari ini aku sangat mengharapkan aku dapat pulang kerumah
Bertemu orangtua ku yang tidak kulihat selama seminggu ini
Memang bukan hal yang pertama, kemarin aku hanya pulang 2 minggu sekali
Ini baru seminggu, tapi aku sangat ingin pulang
Bukan karena uang saku ku habih
Dan bukan karena aku ingin mengambil sesuatu untuk ku bawa saat caving day nanti
Tapi aku sangat ingin pulang
Tidur dirumah, makan malam dirumah.
Menikmati pagi hari dirumah bersama mamak, bapak, iput dan kiki
Sudah beberapa hari belakangan ini aku merencanakan untuk pulang kerumah
Mulai dari melarikan diri sampai meminta izin dulu kepada bunda asrama
Aku tahu ini bukan jadwal ku untuk pulang kerumah
Karena jadwal itu 2 minggu sekali baru boleh pulang kerumah
Dan kemarin minggu aku sudah pulang kerumah
Tapi apa daya rasa rindu kepada keluargaku sudah sangat besar
Aku merindukan kalian
Sangat merindukan kalian keluarga ku dirumah
Aku tahu aku dapat bertwmu dengan mereka hanya dengan pulang sebentar atau dengan kata lain 12 jam berada dirumah
Tapi aku tidak mau, aku ingin 24 jam, 24 jam!!!!
Aku tidak ingin rumahku seperti tempat persinggahan sementara
Itu rumah ku, rumah orangtua ku bukan hotel maupun tempat penginapan
Sangat amat merindukan mereka
Aku haru sabar menunggu 1 minggu lagi untuk berkumpul dengan mereka
Aag sangat rindu mamak bapak ipud sama kiki
S.A.N.G.A.T

Selasa, 24 April 2012

MY DAD


Dia adalah laki-laki paling hebat yang pernah kami miliki.
Dia laki-laki terbaik yang pernah kami miliki.
Dia laki-laki teramat bijaksana yang kami miliki.
Dia,
Dia laki-laki paling tampan dimata ku dan keluargaku.
Dia laki-laki taristimewa di kehidupan kami.
Selalu bersikap tegas dan keras.
Selalu tampak garang.
Dia,
Terkadang amat menakutkan.
Dia,
Terkadang amat sukar untuk didekati.
Dia.
Namun, saat kami terluka.
Dia yang selalu berada di barisan depan.
Saat kami di usik.
Dia selalu maju untuk membela dan menjaga kami.
Dia,
Terkadang membuat kami jengkel dengan segala tetegbengek peraturannya.
Dia,
Terkadang membuat kami kesal dengan segala laranagannya.
Di balik itu dia,
Dia amat menyayangi kami,
Dia amat mencintai kami,
Dan dia amat mengasihi kami.
Selalu berusaha membuat kami agar selalu baik.
Selalu berusaha membuat kami agar tidak tertinggal akan yang lain
Selalu berusaha membuat kami mendapatkan yang terbaik untuk kedepannya.
Marah,
Yah, marah.
Itu yang ia lakukan ketika kami melakukan hal yang tidak baik.
Ketika kami melakukan hal yang tidak ada untungnya bagi kami.
Ketika kami melakukan hal yang amat tidak berguna.
Dia,
Yang selalu marah ketika kami mulai “dekat” dengan anak laki-laki.
Yang marah ketika kami sudah mulai “kenal” dengan anak laki-laki.
Yang marah ketika kami sudah mulai “memikirkan” anak laki-laki.
Dia,
Yang marah ketika nilai ujian kami di bawah standar.
Yang marah ketika tahu apa penyebab kami mendapatkan nilai itu karena hal yang sepele.
Marah ketika nilai kami berada dibawah  nilai anak-anak yang lain.
Dian,
Yang marah ketika kami menangis saat tidak dapat menghadapi suatu hal.
Yang marah ketika kami bertindak layaknya perempuan lemah.
Yang marah ketika tahu kami menangis karena takut.
Yang marah ketika kami bertindak sebagai pengecut.
Dian,
YANG SANGAT AMAT MARAH ketika melihat kami di usik oleh orang lain.
YANG SANGAT AMAT MARAH ketika kami menangis karena orang lain.
Dia,
Dia adalah laki-laki paling hebat.
Oh BAPAK ku sayang.