galau itu saat kamuu mw poooppzzz, tp antrian wc pullll
galau itu saad kamu antri jatah makan d asrama, udah laper2 bgt ad org yg ngrbut centong nasi yg udah ad ditangan kamu dan ngdrong badan kamu shingga mundur dri antrian pdhal kamu udah ngantrii lamaaaa
galau itu saa kamu mw maandi tpi kmr mandi penuhhh dan kmu mesti antri pdhal udah cuma pke bshan doank
galau ituu ketika akhir minggu duit jatah d dompet gA ckup buat menuhin kepengenan kamu
galau ituu ketika kamu piket tp tmen piket kamu sog2 ga tw piket jdi kmu piket sndri
galau it ktika kamu mw BM ga d bolehin bunda asrama
Sabtu, 28 April 2012
Jumat, 27 April 2012
miss 'em
Hari ini aku lebih harus
bersabar
Memang hal yang biasa yang
selalu aku alami disini
“rindu orangtua”
Tapi entah kenapa hari ini
terasa sangad berat
Sangat menyita hati dan
fikiran
Sangat menguras hati dan
fikiran
Hari ini aku sangat
mengharapkan aku dapat pulang kerumah
Bertemu orangtua ku yang
tidak kulihat selama seminggu ini
Memang bukan hal yang
pertama, kemarin aku hanya pulang 2 minggu sekali
Ini baru seminggu, tapi aku
sangat ingin pulang
Bukan karena uang saku ku
habih
Dan bukan karena aku ingin
mengambil sesuatu untuk ku bawa saat caving day nanti
Tapi aku sangat ingin pulang
Tidur dirumah, makan malam
dirumah.
Menikmati pagi hari dirumah
bersama mamak, bapak, iput dan kiki
Sudah beberapa hari
belakangan ini aku merencanakan untuk pulang kerumah
Mulai dari melarikan diri
sampai meminta izin dulu kepada bunda asrama
Aku tahu ini bukan jadwal ku
untuk pulang kerumah
Karena jadwal itu 2 minggu
sekali baru boleh pulang kerumah
Dan kemarin minggu aku sudah
pulang kerumah
Tapi apa daya rasa rindu
kepada keluargaku sudah sangat besar
Aku merindukan kalian
Sangat merindukan kalian
keluarga ku dirumah
Aku tahu aku dapat bertwmu
dengan mereka hanya dengan pulang sebentar atau dengan kata lain 12 jam berada
dirumah
Tapi aku tidak mau, aku
ingin 24 jam, 24 jam!!!!
Aku tidak ingin rumahku
seperti tempat persinggahan sementara
Itu rumah ku, rumah orangtua
ku bukan hotel maupun tempat penginapan
Sangat amat merindukan
mereka
Aku haru sabar menunggu 1
minggu lagi untuk berkumpul dengan mereka
Aag sangat rindu mamak bapak
ipud sama kiki
S.A.N.G.A.T
Selasa, 24 April 2012
MY DAD
Dia adalah laki-laki paling hebat yang pernah kami miliki.
Dia laki-laki terbaik yang pernah kami miliki.
Dia laki-laki teramat bijaksana yang kami miliki.
Dia,
Dia laki-laki paling tampan dimata ku dan keluargaku.
Dia laki-laki taristimewa di kehidupan kami.
Selalu bersikap tegas dan keras.
Selalu tampak garang.
Dia,
Terkadang amat menakutkan.
Dia,
Terkadang amat sukar untuk didekati.
Dia.
Namun, saat kami terluka.
Dia yang selalu berada di barisan depan.
Saat kami di usik.
Dia selalu maju untuk membela dan menjaga kami.
Dia,
Terkadang membuat kami jengkel dengan segala tetegbengek
peraturannya.
Dia,
Terkadang membuat kami kesal dengan segala laranagannya.
Di balik itu dia,
Dia amat menyayangi kami,
Dia amat mencintai kami,
Dan dia amat mengasihi kami.
Selalu berusaha membuat kami agar selalu baik.
Selalu berusaha membuat kami agar tidak tertinggal akan yang lain
Selalu berusaha membuat kami mendapatkan yang terbaik untuk
kedepannya.
Marah,
Yah, marah.
Itu yang ia lakukan ketika kami melakukan hal yang tidak baik.
Ketika kami melakukan hal yang tidak ada untungnya bagi kami.
Ketika kami melakukan hal yang amat tidak berguna.
Dia,
Yang selalu marah ketika kami mulai “dekat” dengan anak laki-laki.
Yang marah ketika kami sudah mulai “kenal” dengan anak laki-laki.
Yang marah ketika kami sudah mulai “memikirkan” anak laki-laki.
Dia,
Yang marah ketika nilai ujian kami di bawah standar.
Yang marah ketika tahu apa penyebab kami mendapatkan nilai itu
karena hal yang sepele.
Marah ketika nilai kami berada dibawah nilai anak-anak yang lain.
Dian,
Yang marah ketika kami menangis saat tidak dapat menghadapi suatu
hal.
Yang marah ketika kami bertindak layaknya perempuan lemah.
Yang marah ketika tahu kami menangis karena takut.
Yang marah ketika kami bertindak sebagai pengecut.
Dian,
YANG SANGAT AMAT MARAH ketika melihat kami di usik oleh orang lain.
YANG SANGAT AMAT MARAH ketika kami menangis karena orang lain.
Dia,
Dia adalah laki-laki paling hebat.
Oh BAPAK ku sayang.
Langganan:
Postingan (Atom)